Nasib Pilu Pembentang Bendera Pemecah Rekor MURI





VOICE - Mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura (UTM) turut serta berpartisipasi dalam kegiatan Millenial Road Safety Festival pada Minggu, (17/03). Setiap fakultas mengirimkan relawan untuk membentangkan bendera merah putih sepanjang Jembatan Suramadu. Relawan dari Fakultas Hukum (FH) sendiri, yang awalnya terdaftar sebanyak 268, namun yang hadir hanya 206 orang.

Perlu diketahui, bahwa jadwal kumpul untuk relawan FH yang diinformasikan oleh pihak koordinator pukul 00.00 WIB sebenarnya bertujuan untuk mengantisipasi kemoloran. “Semua relawan berkumpul pukul 00.00 WIB agar tidak terjadi kemoloran saat pemberangkatan dari kampus, pihak panitia sendiri sudah menyediakan 40 bus yang pukul 01.00 WIB sudah berada di UTM,” tutur Helmy Boemiya selaku koordinator FH.

Namun, banyak mahasiswa yang kurang setuju dengan ketentuan tersebut. Bagaimana tidak, pada ketentuan dari Polda sendiri menetapkan bahwa jadwal pemberangkatan relawan pukul 02.30 WIB. “Pemberangkatannya dijadwalkan pukul 02.30 WIB, namun kenapa harus kumpul pukul 00.00 WIB. Apa tidak kasihan, lalu bagaimana dengan waktu istirahatnya, itukan tidak maksimal,” ungkap Umam mahasiswa semester 8.

Menanggapi hal tersebut, Helmy Boemiya sudah memberikan himbauan untuk para relawan agar istirahat di ruang sidang utama dan musholla FH. “Saya sudah menyampaikan kepada relawan FH melalui grup WhatsApp bahwasanya perihal tempat istirahat sudah disediakan oleh pihak koordinator,” tambahnya. 

Jadwal pemberangkatan yang ditargetkan pukul 03.00 WIB, ternyata mengalami kemoloran hingga pukul 03.30 WIB bus baru keluar dari Gerbang UTM dengan pengawalan oleh pihak Polda Jatim. Sebelum pemberangkatan tersebut, pukul 02:30 WIB dilakukan pengarahan dan pembagian kaos oleh koordinator FH dan baru tiba di lokasi kegiatan pukul 04.30 WIB. 

Perihal lalu lintas yang diupayakan akan steril pada pukul 05.00 WIB tidak sesuai kenyataan. Bahkan 250 personil aparat yang bertugas untuk mengamankan barisan relawan pengibar bendera nampak tak terlihat. Sehingga membuat mahasiswa mengeluh akan hal tersebut. Selain itu, jalur yang semulanya dikhususkan untuk relawan pembentangan bendera banyak dilewati peserta jalan santai yang seharusnya mereka melewati jalur roda empat.

Salah satu mahasiswi yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, mengaku kebingungan dengan susunan acara pengibaran bendera. “Saya tidak tahu dimulainya acara pengibaran bendera itu jam berapa, orang saya menunggu dari jam 05.00 sampai jam 08.00 belum kelihatan benderanya” ujar Fitri.

Di sisi itu dampak negatif dari acara yang diselenggarakan ini, membuat Jembatan Suramadu yang awalnya bersih menjadi sangat kotor dikarenakan banyak sampah yang dibuang sembarangan sepanjang Jembatan Suramadu. Melihat tempat sampah yang sudah disediakan oleh panitia, memang tidak merata dan hanya ada pada sisi bagian barat.

Ketentuan mengenai pembagian titik-titik lokasi juga tidak beraturan dan kurang jelas, sehingga relawan seperti ditelantarkan “Kasihan teman-teman kepanasan, ada juga yang sampai tidur di jembatan, balik sana balik sini. Gak jelas pokoknya,” ucap Fitri.

Sama halnya yang dirasakan oleh Nova mahasiswa FH semester 4, menurutnya kegiatan ini tidak konsisten, antara jadwal dengan apa yang ada di lapangan banyak mengalami kemoloran. Bahkan, fasilitas yang sudah disediakan juga dirasa kurang efektif, seperti penempatan kamar mandi. “Beberapa relawan ada yang kesulitan untuk mengaksesnya, dari kilometer 3 ke 5 itukan membutuhkan cukup usaha. Apalagi kalau sudah tidak bisa ditahan,” imbuhnya.

Selain itu, bukan hanya keberangkatan yang mengalami kemoloran, bahkan jadwal kepulanganpun juga  mengalami kemoloran. Sebab, bus rombongan UTM terparkir di Surabaya dan tidak bisa melewati Jembatan Suramadu hingga acara benar-benar selesai. Sehingga banyak mahasiswa UTM menuggu di pinggir jalan. “Seharusnya busnya langsung diparkir di sebelah utara gerbang Jembatan Suramadu, kan itu sudah dikhususkan untuk parkir bus. Kenapa masih diparkir di Surabaya” tutup Devi Alifiya Ismawatin mahasiswa FH semester 2. (Ful/Sof)

Post a Comment

Please Select Embedded Mode To Show The Comment System.*

Previous Post Next Post