Bangkalan, 20 Maret 2025 – Setelah penundaan yang disebabkan oleh kericuhan dalam pemilihan raya mahasiswa (pemira) beberapa waktu lalu, pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan ketua organisasi mahasiswa Fakultas Hukum di Universitas Trunojoyo Madura akhirnya dilaksanakan dengan sukses. Acara yang bertema "Be Ready for Your Sinergi" ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk dekan Fakultas Hukum, wakil dekan III bidang Kemahasiswaan, serta perwakilan mahasiswa dari berbagai organisasi serta demisioner Ketua 2024.
Wakil Dekan III FH UTM, dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran ketua organisasi mahasiswa dalam membawa amanah dan memajukan fakultas serta universitas. "Kami berharap ketua ormawa yang baru dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik, membawa inovasi, dan berkontribusi positif bagi perkembangan fakultas dan universitas kita," ujarnya.
Dekan FH UTM juga memberikan pesan penting di tengah upaya efisiensi yang sedang dilakukan oleh pihak universitas. Ia berharap agar semua pihak tetap bisa bersinergi meskipun dalam kondisi yang menantang. "Kita harus tetap bersatu dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Sinergi adalah kunci untuk menghadapi berbagai tantangan yang ada," tegasnya.
Pelantikan ini menjadi momen penting bagi mahasiswa untuk memulai lembaran baru dalam kepemimpinan mereka. Dengan semangat sinergi, diharapkan pengurus BEM dan ketua organisasi mahasiswa dapat menjalankan program-program yang bermanfaat bagi seluruh mahasiswa dan meningkatkan kualitas pendidikan di universitas.
Acara pelantikan ditutup dengan penyerahan simbolis bendera organisasi kepada ketua yang baru dilantik, sebagai tanda dimulainya kepemimpinan baru yang diharapkan dapat membawa perubahan positif. Mahasiswa pun menyambut dengan antusias, berharap kepemimpinan yang baru dapat membawa angin segar bagi kehidupan kampus.
Dengan pelantikan ini, diharapkan semua elemen di Universitas Trunojoyo Madura dapat bersatu dan berkolaborasi demi kemajuan bersama, serta menghindari terulangnya insiden kericuhan yang pernah terjadi sebelumnya.
Reporter & Editor: MRNWAP